Bersahabat dengan Rindu

Petunjuk pembacaan postingan kali ini:

1. Pliiisss, sebelum baca postingan kali ini, di klik dulu ya Video Klip Om Chrisye di atas, resapin lirik nya, nikmati harmoni melodinya, pahami visualisasi kisahnya. Perahtikanlah ada layang-layang yang kadang-kadang menjadi objek tul;isan saya. Juga ada tinta yang berhenti di akhir vidoe klipnya. Ya, tinta yg berhenti.  Semuanya berpadu bersinergis….

2. Okay, kalau sudah menikmati video di atas, klik sekali lagi, lalu kecilkan volume suaranya.

3. Mulailah membaca postingan berikut ini, biarkan alunan sayup-sayup itu menjadi latarnya. Semoga aja kecepatan kita membaca dan memahami pstingan kali ini juga mampu bersinergis dengan video di atas.

4. Mohon maaf kalo saya banyak mintanya. Terimakasih sudah mengikuti petunjuk,

Selamat menikmati… (^__^)

========================================================================

Bersahabat dengan Rindu

Entahlah sejak kapan aku mulai berkenalan dengannya, entah apa yang menyebabkan awal perkenalan aku dengannya. Entahlah, aku tidak tau.

Belum pernah aku mengenal yang seperti dia sebelumnya. yang menyerupai ada, tapi tidak persis seperti dia. Tidak sama. Dia punya ciri khasnya sendiri.

menikmati hujan

Seperti perkenalan dirinya yang tidak aku ketahui kapan bermulanya, seperti itu juga ia menjadi akrab pada diriku. Atau mungkin lebih tepatnya, akulah yang mulai akrab dengan dirinya. Terkadang ia bisa datang begitu daja, dan aku mengenali kehadirannya. Terkadang ia hilang dan aku risau mencarinya. Takut jika ia hilang, menunggu-nunggu ia kembali. Dan tetap saja ia datang tiba-tiba, menyergapi seluruh diriku.Ia muncul dalam wujud rasa.

waiting you

Sebenarnya  ada yang seperti dia, tapi tidak sama! Tidak pernah sama! Karena hanya dia yang miliki itu, dan hanya aku yang memahami kedatangannya. Dia punya ciri khas sendiri.

Hingga kemudian aku dan dia terasa menjadi akrab, aku mengenali kehadirannya. Bahkan sesaat dia akan datang, aku sudah tau bahwa ia akan datang. Atau bahkan ketika aku mencari-carinya, ia pun seolah mengenali ku lalu akan datang menghampiri. Namun, tetap saja, meski aku dan dai sudah berkenalan dan menjadi akrab satu sama lain, antara aku dan dia tetap harus tau diri. Tau untuk porsi penguasaan aku tentangnya, dan penguasaanku tentangnya. Agar kita saling bersinergis tentangnya.

Karena rasa itu telah menjadi bagian diriku…

Dan aku telah menjadi begian darinya…

Dari sejak perkenalanku dengannya yang entah kapan bermula itu. Aku telah menjadi bersahabat dengan kedatangannya untuk menguasaiku dan untuk aku kuasai.

Karena dia adalah rasa Rindu.

i_miss_u

Meski terkadang saat rasa itu menghampiri, seolah rasa itu menggodaku dengan menyanyikan lirik:

“…dan aku tak punya hati untuk menyakiti dirimu, dan aku tak punya hati ‘tuk menc*ntai dirimu yang selalu menc*ntai diriku….”

Yeaaaahhhh, terkadang kedatangannya yang tiba-tiba itu terasa menusuuuuuuuk sekali, menghentak-hentak dari dalam. Terkadang aku malah merasa kehilangnnya hingga rasanya merasakan:

“Aku r*ndu untuk merasakan kehadiran Rindu”

Yah, begitulah hingga akhirnya aku mampu mengakrabkan diri dan menganggapnya seperti teman makan Ice Cream ku di taman, untuk tertawa bersama, dan menikmati kehadirannya menyergapiku tentang dia, namun tetap saling menguasai diri. Aku telah bersahabat dengan Rindu. Kehadiranmu adalah tentangnya. Rindu, terimakasih mengajariku banyak hal tentang dia.

68106_anak_makan_es_krim_663_382

Regards,

Sahabatmu tentangnya

Mantan Terindah (*minjem judul lagunya Kahitna)

http://www.emocutez.comWuhuuww….judul postingan kali ini nyesssss bener gak tuh?

Eh…gak ya?! O…yawdah kalo gak! (*ngambeg*)

http://www.emocutez.com

Eniweiiii…sepagi-pagi buta begini saya cuma pengen share ini. Sebuah pengalaman kemaren sore yang baru bisa di publish hari ini, ebrhubung kemaren belum sempet apload video nya.

Okay, jadi gini ceritanya….
http://www.emocutez.com

Sore kemaren itu seorang kakak,  sebut saja namanya Mawar (*bukan nama sebenranya, beneran deh bukan!) , menelpon seorang kakak lainnya, sebut saja namanya Melati (*sekali lagi ini bukan nama sebenarnya! Ga usah coba dicari tweeter nya!).

Etapiiii… ngerti ga sih ini maksud saya apaan? jadi giniiiii lhooooo…saya temenan sama Kak Mawar dan Kak Melati, dan saya yang papling imut dan muda belia diantara mereka…. (*MUNTAH*)

Dan di sore yang tenang itu, Kak Mawar yang duduknya ga jauhan dari posisi duduk saya, sedang nelpon Kak Mawar. Kedengarannya sih kayak curhat gitu, saya ga denger persis obrolannya, soalnya saya lagi sibuk sih… *sibuk nonton Maruko Chan :p

Yang saya dengar sekilas adalah kalo kak Mawar sedang cerita tentang Bang Kumbang. Yang saya tau nih ya… Kak Mawar dan Bang Kumbang sudah punya hubungan yang cukup awet dan tahan lama, kira-kira 6 tahun kalo saya ga salah. Dan sesuperfisial yang saya tau, sudah banyak yang mereka alamai dalam hubungan mereka. hubungan mereka ga berbelit-belit, ga macem-macem, tenang. Itu yang saya tau. Meski kadang-kadang wajarlah kalo sesekali Kak Mawar bisa sampe nangis karena hubungan ini.

Sekitar 2 tahunan belakangan ini kedaan semakin tidak terkendali. Yang saya tau, mereka sulit untuk saling berkomunikasi, entah apa yang terjadi. Yang jelas akhirnya komunikasi terhenti sekian lama. Dan pada akhirnya yang saya tau, Bang Kumbang sudah menjalin hubungan baru dengan yang lain. Saya sendiri sediiiiiiiihhhhhhh banget waktu tau ini, gimana gak, bagi saya, mereka berdua tu udah pas banget. Walopun saya baru sekali ketemu sama Bang Kumbang, waktu itu kalo ga salah saya nemenin Kak Mawar jemput madu kiriman Bang Kumbang. Madu????? Ya, Madu. Ternyata memang ada Madu.

Sakiiiiiitttttt sekali rasanya melihat Kak Mawar menangis. Saya yakin Kak Mawar pantas mendapatkan yang lebih menyayanginya. Dan kalopun itu masih Bang Kumbang, saya rela. Karena sejauh ini yang saya lihat Kak Mawar masih belum menemukan penggantinya.

Yeah, saya sih ga ngerti banyak soal yang seperti ini. Masing-masing kita pasti punya alasan masing-masing untuk bertindak dan mengambil keputusan.

Setelah Kak Mawar nelpon serius ke Kak Melati, tiba-tiba Kak Mawar nanyain saya:

“Woy, Yaw, tadi denger ga pembicaraan kakak ke Kak Melati?” http://www.emocutez.com

Saya (AYAW yang imut):

“Nnngggg….denger dikiiiitttt…dikiiiitttt banget tapii!!! Beneran cuma dikiiittt!!! Dikiiiittttt!!! (*penjelasan yang terlalu berlebihan seperti ini terkadang menimbulkan kecurigaan, harap tidak ditiru, hanya dilakukan oleh profesional!) http://www.emocutez.com

Tiba-tiba Kak Mawar langsung merosot di kursi sambil bilang:

“YYYYAAAAAWWWWWW, gimana ni? Apa kakak salah ga mau bls sms nya dan ga mau di telpon sama dia?”

http://www.emocutez.com

Saya (AYAW yang manis): —> Dalam hati :

AAAAAaaaaaarrrghhhh kenapa tanya itu ke AYaw????? http://www.emocutez.com

Tuh, kan!!! Kan!!!! saya jadi ingat kelakuan saya sendiri! Yyyyeaaaahhhh saya juga pernah begitu, berdiam diri, nelangsa, hampa, pura-pura ketawa sana-sini, cari kesibukan bejibun, cuma untuk mengelakkan spasi atawa jeda dalam hati dan pikiran saya untuk kepikiran hal-hal begitu. SAYA PERNAH! Tapi…actually itu sangat ga enak! Beneran! Di sisi lain, pengeeeeeennnnn banget segera bales cepet, disisi lain pengen nelpon, di sisi lain ada harapan untuk tidak berharap berlebihan. *GALAU dah situ bacanya! :p

EEEEEniweiiii, waktu itu saya memilih begitu karena saya ingin menghentikan hujan di hati saya yang bergemuruh. Biarlah pelangi yang terlihat meski hujan di dalamnya. Bahkan apapun yang pada akhirnya sampai ke telinga hati dan pikiran saya, membuat saya berhujan ria, nangisssssssss… Papun yang terjadi padanya jika itu mebuatnya bahagia, maka saya yang paling bahagia. Jika seuatu kesedihan atau kesulitan, beeeghhhh…7 hari tujuh malam bisa bengkak mata saya karena nangis terus-terusan! Pagi-pagi mesti ngompres mata, mesti pake eyeliner biar ga keliatan abis nangis, mesti pake fondation bawah mata biar ga kelaiatn bengkaka. (*halaaahhh, inimkok ya kayak tips kecantikan. :p) belum tentu apa yang saya lakukan itu bisa memberikan kebaikan kalo itu sampe ditiru. Dijadikan referensi sih boleh-boleh aja, tapi tetap lakukanlah sesuai diri masing-masing kita sendiri.

Jadi jawaban yang bisa saya berikan atas pertanyaan Kak Mawar:

“Kalo kakak tanya menurut Ayaw sih, ya kalo mau dijawab, jawab aja seperlunya.”

http://www.emocutez.com

Ge-Je emang jawaban saya itu. Yaaaaa…acemana lagi? Saya emang bingaung kalo udah ditanya begitu. Lha pengalaman aja masih cetek. Abis kayaknya Kak Mawar pengen bales, jadi jahat banget rasanya kalo saya tahan dan larang-larang.  Jadi biarkan Kak Mawar ikuti kata hatinya, pertimbangkan dengan pikirannya.

Buat kamu-kamu-kamu-kamu… (*kayak yg baca blog ini banyak aja http://www.emocutez.com

Saran saya sih. Be what you wanna be!
Kalo emang pengen jadi lebih baik, jadilah yang lebih baik dengan cara yang juga lebih baik. Mudah-mudahan kita memang dipertemukan dalam kedaan yang lebih baik dalam kesiapan diri yang lebih baik. Itu saja sih menurut saya.

Allah punya rahasia-Nya yang tidak kita ketahui. Rencana-Nya jauh lebih indah dari rencana kita bahkan mimpi-mimpi kita.

Teruslah bersyukur, bersabar,memperbaiki diri, sebarkan kebahagiaan dan tetap optimis bahkan meski dalam kesedihan yang datangnya ga terduga itu.

Bahwa segalanya akan berakhir dengan indah sesuai keputusan-Nya sesuai dengan apa yang telah kita usahakan di dunia untuk akhirat.

Katakanlah C*nta jika memang C*nta, karena hanya orang yg terlalu menc*ntai dirinya sendiri yang takut untuk menyatakannya. Namun, tetap katakan itu sesuai dengan porsinya. http://www.emocutez.com Jika sudah tidak sesuai porsinya, berhati-hatilah.

Beeeeghhhh…macam iya aja Ayaw niiiii…. http://www.emocutez.com

Pletaaaakkk… Sambit sikit luuuuuw… http://www.emocutez.com

Sebuah video klip ini untuk Kak Mawar….
Percayalah bahwa Allah memberikan beberapa rintangan dan hambatan untuk memberitahu kita jalan yang akan kita tempuh dan memberikan kita kesempatan untuk mengetahui kesiapan kita sudah sampai dimana. Jika dalam sebuah perjalanan, kita tidak menemukan hikmah dan perbaikan diri dari sebuah rintangan, brehtai-hatilah karena berarti kita tidak sedang menuju jelan yang lebih baik.

Ini juga lebih diperingatkan kepada diri saya sendiri.

Assseeeekkkk…. http://www.emocutez.com

The Bleeding Heart Flower

Hooooolllaaaaaa….epribadiiii!!!!http://www.emocutez.com

Woaaaa udah Februari lho ya!!!|
Mendadak semua serba Pink dimana-mana. Tadinya saya belum menyadari ada apa ini. Cuma tau aja kalo ini udah bulan Februari. Etapiiiiii, waktu lagi nyari kertas kado utk ponaan, widyyyyyhhhh…PINK semua. Kirain tadinya mata saya yang rusak, clingak-clinguk kanan-kiri-atas-bawah… ealaaaahhh ternyata FebruarinyaValentine yg lagi diheboh-hebohinn (*heboh-hebohin —> sejenis apaan ini?)

Eeeeenggg… baedewei… yang mau saya bahas di postongan kali ini bukan tentang kertas kadonya, juga bukan tentang Valentine nya. Karena kok ya saya merasa terlalu muda kalo bahas tentang Valentine. http://www.emocutez.com

(*muntah kejang-kejang*)

Saya cuma mau bahas tentang Bleeding Heart Flower!

bleeding heart

Subhanallah… itu bunganya cantik banget ya???

Kalo beberapa waktu yang lalu saya menuliskan tentang Dandellion. Tentang betapa inginnnya saya menemukan padang Dandellion dengannya, untuk menatap dan menikmati sang Dandellion menebar ketulusannya, tumbuh dan berkemabng dimana saja untuk menebarkan lagi ketulusannya. Aiiiiiyyyyhhhh…indah banget yak… http://www.emocutez.com

PLETAAAAAAAKKKKKK!!!!  http://www.emocutez.com

Okaaayyyy, mari kembali ke kenyataan!!!!

 http://www.emocutez.com

Kali ini saya lagi pengen punya taman bunga Bleeding Heart. Seruuuu kali ya kalo pagi hari, buka jendela kamar, liatin belakang rumah udah ada Bleeding Heart bermekaran dengan indahnya, diselimuti tetesan embun pagi yang murni dan bening. Tenang, mereka menari-menari dengan damai, bersinergi dengan selurh semesta, memberikan arti yang penuh rahasia. (*Ecciiiyeeeee…. bahasanyaaaaaaa!!!!!! :D)

http://www.emocutez.com

Etapiiiii beneran!!! Saya beneran pengen punya taman bunga Bleeding Heart!
Ekenapaaaaa??? Now, it’s time for…

GOOGLING

Silahkan di “google”-in tentang bunga ini. Baca kisahnya sendiri, dan nanti bakal tau sendiri kenapa suka sama bunga ini. Selain bentuknya yang emang unik, maknanya itu lhoooooo!!! Prokot Wewe banget kan??? (*Apa itu Prokot Wewe? ENTAHLAH!!!!! Saya hanya mau menggunakan istilahnya Mba Kerani Chaos@work , hahah!)

Sebenarnya sih kisah tentang C*nta Sejati nya sang Putri dan Si Pemburu itu terbaca sseperti kisah-kisah dongeng pada umumnya. Hanya saja berakhir tragis dan dramatis. Saya sendiri masih penasaran, kalo misalnya nih ya si Putri jadi bunga Bleeding Heart dan si Pemburu itu meninggal. Trussss??? Gimana??? Udah, gitu aja?????

Kok ya rasanya saya belum bisa terima ceritanya berakhir….http://www.emocutez.com

Yeaaahh..yeaaahhh..saya emang rada maksa kalo baca cerita begitu-begituan pengennya akhirnya bisa Happy. Semisalnya nih ya si pemburu jadi Daun nya kek, tangkainya kek, ato kumbangnya sekalian!

Kumbang???? Kok jadi kayak lagu Kumbang-Kumbang di Taman ya?! http://www.emocutez.com

Yeaaahhh…begitulah kini…

Mungkin selain saya ingin menemukan Padang Dandellion dengannya. Saya juga pengen punya taman bunga Bleeding Heart dengannya. Supaya nanti bisa menikmati kopi sambil menatap jendela terbuka yang ber-“view” kan taman bunga Bleeding Heart.

Nggg…. itu berlebihan ga sih? http://www.emocutez.com

Yeah, namanya juga pengen. Tetap aja yang paliiiiiiing saya harapkan adalah yang menurut Allah adalah yang paling saya butuhkan. Paling tidak saat ini saya belajar lagi dari salah satu ciptaan Allah. Selain belajar dari ketulusan Dandellion, saya juga belajar dari Bleeding Heart.

7102795205_cc51918fb0_z

————————————————————————————————————————-

Meskipun tulisan ini terasa ringan, sungguh ada hal mendalam di dalamnya.

http://www.emocutez.com