Aku Lel*h!

Bolehkah aku gambarkan situasimu saat ini?

Diantara hasrat mengamuk????
Diantara perintah-perintah dan keinginan untuk balik memerintah???
Diantara Stress???
Diantara tumpukan yang harus dilanjutkan???
Diantara keGalauan???

Atau kamu sedang….

Pura-pura mati????

Ooohhhh entahlah! AKu hanya menikmati semua momment bersamamu atau tanpamu. Karena yang aku tau hanya bahwa kamu disitu untuk aku! *pliis jitak saya pake teflon!!!!!*

Tidak ada yang perlu dipertanyakan apakah ini sebuah “Relationship atau Flirtationship”. *ngutip sebuah judul artikel Cosmopolitan Magazine edisi Januari*

Tidak peduli apakah kamu pernah menyatakan sesuatu padaku. Atau aku pernah memeperlihatkan sebuah tindakan yang menunjukkan sebuah perasaan. Oooooohhh entahlah!

Bukan juga khawatir itu tak pernah ada. Entah apalah ini semua. Yang jelas saya hanya terbebaskan! Kamu pun terbebaskan dari segala hal yang tak kita perdulikan berbalas atau pun tidak. Sekarang ataupun nanti. Sementara atau selamanya. Kita hanya terbebas dari itu semua. Membebaskan diri sebebas-bebasnya karena segala hanya diserahkan pada Allah SWT. Bagian kita hanya berusaha melakukan perbaikan terus menerus seoptimal mungkin.

Bukan berarti semangat kita tetap konstan. Kadang juga menemukan titik menurun atau bahkan hingga jenuh. Dan space selalu membuat kita leluasa bergerak bersinergi. (^_^)

Kamu dan Aku… kepingan dua sisi yang telah melalui masa sendiri-sendiri…

Maka ku kirimkan bersama angin yang akan meniup jenuhmu…

“Bilangkan saja pada dirinya..

Bila perlu teriakkan dari atas LANGIT..

Agar dia tau bahwa kau ingin sesuatu yang kau minta..

Dan kembali berdiamlah..

Karena kau telah melepas selepasnya semua..

Tundukkan saja kepalamu dan berjalanlah meninggalkannya..

Jangan lihat ia..
Biarkan saja ia memanggilmu dengan kesadarannya..

Dan berpuralah kau tidak mendengarnya..

Selamat malam gulita sepi di ujung jalan sini..”

Dan aku membebaskanmu berkeliaran dengan liar menelusuri maknanya. Krena aku tidak mungkin menuntunmu menjadi persis sama seperti mau ku. Kamu boleh manjadi yg terbaik seperti apapun yang kamu mau, asalkan itu tetap berujung pada Ridho dan Berkah Allah SWT. Takutlah pada Sang Pemilik Neraka, bukan pada Neraka!

Lalu diantara waktu terbaringku, menatap LANGIT yang pada pandanganku entah BIRU, entah JINGGA, entah MERAH, entah KELABU yang aku tak tau kelabu itu warnanya apa.

Kamu terpakan padaku….

“Tidurlah yang nyenyak..

Biarkan ku nyanyikan lagu yang kau suka..

Sambil mengelus rambutmu..

Aku tau kau sangat lelah..

Dari pejaman matamu aku merasakannya..
merasakan apa yang melelahkanmu..

Bisa ku lihat dari ragunya terkadang kau menarik nafasmu..

Oleh tangis tadi yang membuatmu lelah dan tidurlah dengan laguku..

Aku yang menjagamu..

Aku yang menyelimutimu dari dinginnya hatimu..

Hingga pagi..

Dan terbangun dengan masih tak mengerti sebenarnya kenapa aku selalu ada untukmu..

Selamat malam, walau kau tak inginkan saat ini adalah malam..”

?????????

Aku pun dibebaskan untuk menulusuri maknanya…

Dan kini entahlah… entahlah apakah aku LELAH ataupun tidak untuk semua ini.
Entah LELAH Mer*ndukanmu…
Entah LELAH Dir*ndukanmu…

Yang aku tau, aku tidak pernah LELAH untuk terus melanjutkan perjalanan bersamamu atau tanpamu. Karena kita tidak mau bertemu dalam waktu yang terburu-buru, karena kita sama-sama mau menjadi pendamping bagi satu sama lain yang semakin mencinta Allah SWT.

Seperti dalamnya bisikanmu bersama angin: “Pergilah untuk mencari Ilmu, kembalilah dengan Jilbab yang sama saat kamu pergi… Aku pun mempersiapkan diri untuk mendampingimu beribadah…”

Aku tau maksudmu untuk “pergilah mencari Ilmu” bukan mengusirku, tapi kamu ingin aku terus memberdayakan diriku…

Aku pun tau maksudmu “kembali dengan jilbab yang sama”, bahwa aku tidak akan goyah…
Dan Ku rasa aku paham tentang “mempersiapkan diri untuk mendampingimu beribadah…”

*Semua Puisi di atas dikutip dari karya seorang “Taring IBLIS Tanah”, makasih ya Kang udah izinkan Ayaw mamakai Puisi nya dalam postingan Ayaw!!!!!

Tetap ditunggu kiriman kejutan-kejutan puisi randomnya yang dikirim secara Broadcast Massage di BBM!!!! Wahahahahahahahah!

*Info: Taring IBLIS Tanah adalah seorang yang unik… rocker tapi sopan! Punya banyak puisi yang disebar begitu saja tanpa pernah di “save”!!! Jadi kalo Puisinya udah dikirim ya udah dikirm aja, tanpa ingat lagi isinya apa!!!!!!! Padahal puisinya keren-keren!!!!

—> Akang “Taring IBLIS Tanah”!

Untuk KAMU: Hewehwewhew…. silahkan ngakak baca ini!!!  Ngakak hingga LELAH. Agar kamu akhirnya teriakkan : AKU LELAH!!!!

3 thoughts on “Aku Lel*h!

  1. akaangg…… maap kalo aq sangat jarang membaca puisi mu, bahkan kadang tidak di buka, langsung end chat.. heheheheheheheheheh…..

    tp kadang2 diam2 aq baca kok, meskipun aq ga pernah kasi tau,, tp aq baca diam2

    Hoyyy!!!! Hoyyyy!!! Ni org nya bukannya komen tentang Blog ini malah nitip pesan utk Akang!!! BBM langsung aja ke Akang-nya napa???!!!! Aku belum share postingan ini ke Akang! cuma tadi udah diijinikan utk masukin puisinya kesini! huwahahahaha…

  2. ekspresi galau kah? Hehe

    huwahahahahahaha…ini mulai ga jelas siapa yg Galau, An…
    Mungkinkah yg Galau adalah yg baca? hewhewhewhewhewhew…

  3. ..
    gak ngerti maksud tulisannya apa, yg penting sundul gan.. hahaha..
    ..

    Huwehewhewhew….biasaaaaa Taaaa, Ayaw tulisannya nyaris selalu GaJe!!! Baiklaaahhhh, termimakasih sudah menyasarkan diri kesini, terimalah Cendol ini… hahahahahaha….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s