Jejak – Langkah (…soon 2012)

Selamat tinggal untuk semua yang akan segera berganti…
Selamat datang untuk semua yang akan segera menghampiri…

Semua akan segera berganti. Jika kamu merasa sesuatu diambil darimu. Sesungguhnya Allah sedang membuka tanganmu untuk meenrima yang lebih baik untukmu. Hanya Allah yang Maha Mengetahui dan Mencukupkan segala yang pantas menurutNya bagimu… (^_^)

Kita di dunia ini hanya sementara, bukan? Untuk mempersiapkan diri menuju kehidupan yang sebenarnya. Untuk dikumpulkan dan dipertemukan dengan-Nya sang pemilik kita… Allah SWT.

Dalam rentang waktu yang telah dilalui, tanpa disadari ataupun disadari selalu ada jejak-jejak sebagai penanda bahwa kita telah menuju ke satu tempat. Jejak-jejak yang meninggalkan tempat kita berpijak sebelumnya menuju tempat dimana jejak-jejak itu mengarah.

Hidup layaknya sebuah proses jejak. Dimana kita tentunya selalu akan membentuk jejak dari segala tingkah, keputusan, dan tujuan. Hidup juga layaknya sebuah proses dijejaki. Ya, dijejaki oleh bergabagai macam jejak, jejak dari segala tingkah, keputusan dan tujuan dari semua yang menjejaki hidup kita.

Kumpulan jejak-menjejaki ini bergumul dalam jejak-jejak tak kasat mata dalam putaran waktu.

Segala jejak yang tertinggal, biarkan saja…

Tidak perlu menoleh ke belakang hanya untuk menghapus jejak-jejaknya. Tuluslah fokuslpada keputusan dan tujuan dari langkah yang sedang kita tuju untuk menjejaki tempat yang baru.

Segala jejak yang tertinggal di belakang hanyalah sebuah cerminan dan pelajaran tentang keputusan dan tujuan yang telah kita ambil sebelumnya yang kini telah menjadi jejak masa lalu.

Sekarang kita sambut masa yang baru, dengan keputusan dan tujuan yang lebih baru, dengan segala pengalaman dan pelajaran dari jejak sebelumnya.
Jangan khawatir pada masa yang kini mungkin membuat kita merasa berat untuk melangkah., bahkan berat menjalani proses menjejaki meninggalkan tempat sebelumnya yang terasa lebih nayman atau bahkan menyakitkan.

Saat kita melangkah, nanti semua akan menjadi jejak perjalanan yang pastinya membawa pengalaman baru untuk memperjelas arah yang sedang kita tuju.

Jadikanlah setiap langkah yang kita ambil adalah sebuah langkah yang akan menjejakkan jejak menuju arah yang lebih baik…

Alhamdulillah untuk semua yang telah dijalani sebagai proses.
Bismillah untuk semua yang akan dijalani sebagai proses.

Segala langkah keputusanmu adalah cermina cita-citamu, jangan ragu untuk melangkah! Every journey start with First Step. (^_^)

Yuuuukkk mari melangkah!

Nothing but Something

Nothing!

Meski berkali-kali pun kita ingin katakan suatu kedaan sebagai sebuah Nothing namun tetap saja menjadi Something.

Wat eper!!!

Semua tidaklah menjadi apa-apa kalo tidak pernah terjadi apa-apa…

Lalu kenapa mesti merasa apa-apa kalo emang ga ada apa-apa…
Kamu yang biarkan dirimu sendiri utk berada dalam situasi Complicated!

Bukankah sebenarnya ini simpel saja? Sesimpel dia memberikan kamu harapan untuk meraih impian hanya dalam mimpi. Sesimpel kamu percaya pada mimpi meraih mimpi dalam mimpi.

Dan sebenarnya jauuuuuuh lebih simpel saat kamu tidak lagi mengizinkanmu berada dalam situasi seperti itu. Kamu layak untuk diperlakukan lebih manusia. Dimanusiakan.

Percayalah, dia yang tulus padamu bukanlah dia yang berjanji padamu untuk meriah impian di dalam mimpi…
Tapi dia yang tulus tanpa hitung untung-rugi tentang jarak dan waktu untuk tetap saling memberikan ruang yang luas-terbatas untuk saling memberdayakan diri bergerak meraih impian dalam kenyataan.

Dia yang tau kapan saatnya diam di waktu yang tepat, bergerak di waktu yang tepat, dan bahkan bergerak diam-diam untuk meraih impian bersama.

Dia yang tidak menjadi orang yang paling segera menolongmu, karena dia tau kamu tetap akan bisa tanpanya. Dia yang diam-diam sebenarnya justru segera menolongmu saat kamu tidak tau. dia yang ingin kamu kelak tetap bisa meski tanpanya.

Dia yang tak ingin menjeratmu dengan pesona sebagai lelaki idaman. Dia yang tak mau memetik dengan pesona, karena dia mau bunga yang jatuh sendiri pada tangannya, karena memetiknya dengan pesona hanya kan menyakitinya meski itu tetap terasa indah. Sudah seharusnya tidak perlu menyakiti.

Dia tidak melantunkan janjinya padamu… Tapi pada Ayahmu, Ibumu, Keluargamu, Sahabat-sahabatmu…dan semua yang menyangimu.

DAN YANG PALING UTAMA…

DIA ADALAH DIA YANG PERCAYA PADA ALLAH SWT.
*dan dia ada disuatu tempat, percayalah ALLAH menjaga kita satu sama lain hingga waktu yang tepat menurut Nya. Jika kamu tak menemukan disini, mungkin karena kamu membuka mata untuk tidak melihatnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

** Terimakasih untuk masih bergerak saling bersinergi dengan saya dan alam kita untuk saling memberdayakan diri. Saya tadinya benar-benar belum  tau bahwa impian saya telah terwujud! semoga Allah selalu memberikan kekuatan pada kita untuk saling memberi dan menerima… Amin. (^_^)