INI HANYA SECUIL SAJA

Holllaaaa… Hallooo….

 

Apa kabar? semoga semua baik-baik saja… Amin.

 

Postingan yang saya tulis kali ini saya tulisdengan sangat egois sekali! Maaf…

 

saya hanya ingin bercerita sedikit saja,hanya secuil sajayang saya simpan sendiri. Yang berusaha saya pendam sendiri,dan kali ini biarlah saya share. Saya hanya tidak mau saja menyimpannya sendiri terlalu lama. Karena mungkin akan lebih ringan jika saya tidak lagi menyimpannya. meski tidak semua yang saya share,ini hanya secuil kecil saja.

Ya…seperti saya,yang hanya secuil kecil saja…

 

Saya telah melihatnya sejak lama,meski saat itu saya tidak menyadari apa-apa. Saya mencoba membuka-buka Diary saya…dan saya temukan sekitar bulan Januari -Februari 2009 (kalo ga salah 20 Januari 2009)…disitulah saya pertamakali menulisnya. Meski waktu itu saya tidak tau kenapasaya menuliskannya. Padahal bukan itu cerita intinya saat itu,tap[i ternayata Dia ada di sana.

 

Seiringberjalannya waktu,saya tidak menemukannya tertulis lagi disana pada bulan-bulan berikutnya…

 

Hingga si bulan Juni,namaitu muncul lagi. Cukup sering. Lagi-lagi bukan karena cerita intinya. Kali itu saya bercerita tentang sahabat saya,tentang Tugas Akhir saya, tentang kekhawatiran saya pada suatu peristiwa yang dialami sahabat saya. Dan…namaitu ada disana. Cukup sering.

 

Lalu…lagi-lagi hilang-timbul. kadang ada,kadang tidak. Hanya padacerita-cerita tertentu saja ia ada. Dan di Agustus (bulan Ramadhan)…dia ada! Bahkan sering!

Dan saya….ternyata telah menulis sesuatu tentang ini…sejak itu… (*hmmmm..saya tidak tau harus tersenyum atau meringis untuk kenyataan ini)

 

Dia…ada di dalamdoa-doa saya sejak saat itu. Dalam diam saya,ada dia. Dalam tawa saya,tulus hanya untuk membuatnya tertawa. Membuat segalanya agar terasa lebih ringan baginya. Memberikan percikan kebahagiaan untuknya… (*dua kalimat terakhir benar2 saya tulis disana!! hahahahahahaha!

 

September…Oktober…November… Desember… Semakin banyak saya menuliskannya. Seolah saya hanya menulis itu tentang nya saja… hanya DIA! Saya berlari-lari berusaha membawakan pelangi untuk mewarnai awannya yang mendung. Saya tertawa untuk berusaha menyinari awannya yang kelam. Saya tidak tau mengapa begitu.bahkan rasanya saya tidak perlu berusaha terlalu keras, warna dan cahaya sudah ada disana untuk saya perlihatkan padanya. Dan saya berdyukur jika dia tertawa dan bahagia….

 

“Ya…Allah… Ayu cuma mau dia Bahagia selamanya…”

 

Hahahahahaha….seperti catatan anak SD saja! tapi memang begitulah adanya.

 

Dan suatu waktu dia bercerita tentang harapannya. Saya senang sekali dia mau berbagi dengan saya, karena salama itu saya hanya merepotkan dia saja dengan cerita-cerita gak penting saya!

Dan saya cukup tau diri,bahwa itu bukan saya,si anak kecil!! bahkan saya sendiri tidak mengerti apa yang saya rasa. Yang saya tau,yang saya mau hanya dia bahagia…

 

Dia bercerita tentang harapannya di 2010. Dan saya sedikit limbung,entah kenapa…

 

diujung Desember tahun itu…saya temukan tulisan:

 

“Ya…Allah… berikanlah kebahagiaan untuknya…

Dan kalau Allah meridhoi,itu dengan saya, kapan pun itu,di waktu yang tepat menurutMu ya Allah…”

 

Sekali lagi,saya tidak tau harus menangis atau tertawamembaca ini…

Si anak kecil udah berani-beraninya nulis yang seperti itu! hahahahahaha….

 

Dan suatu malam di ujung Desember tahun itu,saya…dalam Sholat malam menangis dan memohon pada Nya untuk kebahagiaan dia…

 

Saya coba bongkar-bongkar lagi Diary setelah Desember berlalu…

 

Januari 2010…

Ya….masih ada dia!! Kali ini tentang kebahagiannya… aku tulis: “Mungkin dia telah menemukan…”  (*saya menghela nafaspanjang,saya ingat betrul bahwa ini situasi yang sempat menjadi berat bagi saya)

 

Ya…hari-hari saya masih hari-hari yang riang gembira. Senyum,tawa,dan kekonyolan tidakpernah lepasdari saya. Saya tetapinigin tampak sebagai ayaw yang tetap seperti yang ini saja.

 

Awalnya,tidak ada yang tau apoa yang saya simpan. Perlakuan apa yang saya dapatkan dari seseorang.Kecurigaan dan kecemburuan apa yang mati-matian saya netralisir. Dia-nya marah pada saya. Mungkin cemburu pada saya.Padahal mati-matian saya jelaskan dengan gaya khas saya yang konyol bahwa saya ini bukanlah siapa-siapa yang pantasdicurigai atau dicemburui. Saya hanya ayaw… yang tidaklah sebaik dia. Saya katakan pada dia-nya ini bahwa: “tidak ada hal yang harusnya membuat kakak seolah tidak percaya padanya…”

Padahal tau kah? dalam hati, saya binguing sendiri,kenapa saya terlibat disini? daya kan bukan siapa-siapa.

Dan kemudian saya tidak menemukan namanya lagi di dalam Diary saya. Yang saya sadari bahwa saat itu saya sengaja tidak mau menulisnya.


Hingga pada Februari….namaitu semakinmenjadi-jadi…Banyak emosi yang saya pendam sendiri.Tentang inbox-inboxyang saya terima. tentang saya yang mencoba menetralisir keadaan.kenapa saya terlibat?! kenapa?!

 

Saat itu akhirnya saya tidak tahan…saya ingin cerita! Saya takut nantinya kesakitan ini membuat saya hancur sendiri! saya mencoba membuat hubungan mereka menjadi lebih baik. Saya berharap mereka bisa saling bicara dan mendengar dengan baik. Saya memintanya menghubnungi kakak. Saya meminta kakak untuk percaya pada apa yang dia katakan. dan tidak peru melakukan kroscek jawaban pada saya. Dia ceritakan pad saya tentang apa yang ditanya kakak. Dan saya kaget….kakak juga menanyakan hal yang sama dengan saya!! oooooohhh…untuk apa?bukankah jawabannya sama saja?karena memang tidak ada apa-apa…. Cukup sudah mengatak saya tidak punya hati! Dan saya menemukan tulisan ini dalam Diary…

 

“kalo aja aku mau, aku bhisa copy paste semua ini! tinggal aku kirim aja ke dia yang sekarang sdg duduk disebelahnya! BERES!!! terserah mereka mau terjadi apa-apa!aku ga mau ikut-ikut! tapi…aku ga bisa melakukan itu?bukankah aku ingin mereka bahagia? Jadi berusaha membantu memperbaiki hubungan mereka,rasanya adalah hal yang sangat bijaksana…aku kan belajar dewasa…hewhewhew….”

 

Uuuuuughhhh….saya benar-benar geram pada tulisan tak berdosa itu,kalau saja saya mampu memisahkan diri,saya inigin sekali memeluk seseorang yang lugu itu…hahahahahaha….

 

Maret….ulang tahun saya yang ke Twenty something (*tidakperlu disebut disini…). Malam yang sangat istimewa untukku…mungkinkah juga untuknya? sesuatu telah terjadi… mungkin dia masih ingat tentang kalimat ini : “I’m not a perfect person”…

Ya,malam itu saya mengenakan kaos bertuliskan itu. Dan anehnya dia juga menyebut kalimat yang sama! Bahkan dia tau apayang saya kenakan! dia tau saya sedang ngapain!! Wow!!!!! Saya menuliskan semua ini dengan sangat menggebu-gebu di Diary saya,hingga detail sekali! hahahahahaha….
Dan… dimalam yang sama…kesedihan juga melanda.Saya mendapatkan ucapan selamat dari dia-nya. Awalnya kalimat yang manis,saya bahagia.akhirnya beru7jung pada kalimat yang membuat saya tertegun…. kenapa begini…. kamu tidak mengerti…. inigin sekali saya katakan,saya tidak pantas dicemburui…percayalah….bukankah dia yang bersamamu? Kalo kamu pikir saya hanyalah pengganggu,maafkanlah saya…sungguh saya tidak perenah berniat seperti yang kamu pikir…

 

akhirnya saya katakan: “percuma saya menjelaskan apa-apa lagi,toh kamu sudah punya jalan cerita sendiri tentang sayadi fikiranmu. jadi,saya tidak perlu menjawab apa-apa lagi…saya pasrah…”

 

Dan ternyata,tak juga selesai….dan saya bertekad membuat inbox konference bertiga…biar semuanya clear dan jelas…. tapidia-nya tidak pernah membalas.

Dan saya menyadari,mungkin saya adal;ah orang yang paling diabenci di mukabumi ini.Maafkan lah saya…sungguh saya tidak pernah berniat membuat kamu terluka sedemikian dalam… tapi juga tolong janganperlakukan saya seolah saya ini jahat,seolah saya tidak tau sakitnya yang kamu rasakan. ya,saya mungkion tidak tau persis rasanya, tapi saya ikut menangis untukmu,dan saya berjanji tidak akan ada yang pernah membuat mu tersakiti lagi…meski saya mungkin tidak mampu melakukan itu,tapi saya akan terus berdoa untuk kebahagiaanmu…

 

lalu kemudian,demi diri saya sendiri yang tidak tahanuntuk selalumenyalahkan diri atassemua ini,sementara saya tidak tau kenapa saya harus disalahkan….saya menghapus kakak…. sedih…tapi juga lega…. Maafkan saya….

 

Masih di bulan yang sama…setelah saya menghapus kakak….saya limbung. saya takut. Saya merasakan seuatu yang aneh. bahkan saya menulis ini:

“Kesamaan dan perbedaan saya dan dia…semuanya…. Dalam kesamaan membuat saya mengerti,dalam perbedaan membuat saya banyak belajar…”

 

Dia…. begitu mengerti saya… seolah saya sudah mengenalnya dari dulu.dan ternyata dia pun merasakan itu. meski saat diamengatakan itu,saya hanya tertawa dan tidak berani mengatakn hal yang sama…

saya hanya katakan: “mungkin kita dulu adalah kawanan Dynosaurus…”

 

Perlahan-lahan, semakin banyakhal-hal aneh. Dia..seolah berada sangat dekat disini bersama saya.

Bahkan….mungkin dia masih ingat… saya dan dia pernah terjatuh di saat yang nyaris bersamaan dan terluka di tempat yang sama… kalotidak salah,dia dilutut kanan,sedangkan saya dilutut kiri. Saya inginsekalilukanya segera pulih,biar sama-sama pulih. Saya sering tanya tentang lukanya,dan tersenyum sendiri melihat luka saya…aaahhhh….konyol sekali…

 

Penghujung Maret…

Setelah seorang Saudari saya, Nia, melangsungkan akad nikah. Saya dan seorang saudari nginapo bersama. Dia nelpon loamaaaaaa sekali.Sempat Video Call juga. Saya yang emang canggungan lebih banyak diam. Untung ada saudari saya, Ria,dialah yang lebih banyak berbicara. sementara saya??? ketiduran~!!! Wahahahahahaha….Saya ga ingat persis apa yang mereka bicarakan. yang saya ingat ada cerita tentang saya,tentang ria,tentang dia,trus mereka ketawa-ketawa sambil nyanyi… saat saya terbangun..tgernyata sudah hampir subuh dan mereka masih ngobrol! Saya jadi tertawa sendiri!

 

Paginya saat mau nyari sarapan, dia video call lagi! dan saya jadi sasaran ledekan semua saudari-saudari saya! Saya benar-benar pink waktu itu! rasanya inigin buru-buru pulang,masuk kamar mandi,dan berdiamdiri lama-lama! hahahahaha….

 

Masih di akhir Maret…

Dia….mengatakan suatu kalimat yang sangat sakral bagi saya! Saya tidak pernah mengira kalimat itu akhirnya datang darinya dan di saat itu!

Saya bahagia,tapi juga bingung…

saya tidak tau harus jawab apa.Karena ini bukanlah pacaran. Pacaran aja saya belom pernah!! saya benar-benar tidak tau harus bagaimana! Saya pendam semuanya sendiri,karena saya tidak tau harus bilang pada siapa dan bagaimana menagatakannya.

 

saya hanya menagdu pada Allah saja. Saya minta Allah lah yang menjawab untuk saya….

 

 

…………………………………………………………………………………………………………

 

 

to be continued…..

 

 

 

 

*InsyaAllah,postingan selanjutnya akan terbit besok! Terimakasih untuk semua…..