Surat Berikutnya

Dear…

 

Apa kabar lagi?

Semoga tetap dalam lindunganNya dan selalu bahagia…

 

Kali ini saya ingin meminta maaf (lagi), terlalu banyak kesalajan saya yang sudah pasti membuat kamu jengkel, kesal, marah, kesal.. atau apapun…

 

terimakasih untuk tidak marah pada saya, mungkin kamu marah dengan cara yang berbeda… Dengan cara yang sulit saya pahami, atau mungkin saya kurang peka… sehingga saya tidak tau bahwa kamu marah, atau bahkan mungkin merasa dikekang…

 

mungkin aku terlalu sering menghubungimu… padahal jelas-jelas kamu sedang sibuk, sedang berjuang…

 

aku hanya tidak tahan pada ledakan di sini… perasaan hanya inigin tau bahwa kamu baik_baik saja, dan memang kamu akan baik-baik saja, karena Allah selalu melindungimu… dan aku akan masih tetap berdoa untukmu…

 

Tidak ada maksudku untuk mengekangmu, justru aku senang melihatmu bahagia dengan semua kegiatanmu…

aku suka mendengar semua cerita-ceritamu, semua tentang kamu…

 

Maaf jika aku banyak tak memahami mu….

 

maaf jika aku sempat memaeahi diriku sendiri karena bertanya pada diriku sendiri….

 

aku hanya ingin kamu tau, bahwa perasaan ku tidak berubah, bahwa aku tetap menunggu…

 

meski mungkin kamu akan tetap berkelana…

 

aku mohon… lihatlah aku… aku ada disini….

 

 

 

 

 

 

 

 

*untuk kamu….